Memahami Namespace di MediaWiki
Dalam ekosistem MediaWiki, Namespace (Ruang Nama) berfungsi untuk memisahkan konten berdasarkan fungsinya. Mengetahui daftar Namespace beserta ID numeriknya sangat penting bagi pengembang atau administrator untuk keperluan query data maupun kustomisasi antarmuka.
Berikut adalah tiga metode paling efektif untuk melihat daftar Namespace tanpa harus masuk ke konfigurasi server.
1. Melalui Halaman Special:Version (Paling Informatif)
Metode ini adalah cara termudah untuk melihat daftar Namespace yang aktif beserta ID numerik yang digunakan. Cukup akses URL berikut:
https://[domain-wiki]/wiki/Special:Version
Gulir ke bagian bawah hingga Anda menemukan tabel Namespace. Di sana akan tercantum:
- ID: Angka unik (misalnya: 0 untuk Utama, 10 untuk Templat).
- Nama: Nama ruang nama yang digunakan dalam URL.
2. Melalui API MediaWiki (Data Mentah & Akurat)
Jika Anda membutuhkan data teknis untuk keperluan integrasi atau skrip, gunakan modul siteinfo. Akses URL berikut di browser Anda:
https://[domain-wiki]/w/api.php?action=query&meta=siteinfo&siprop=namespaces&format=jsonfm
Kenapa menggunakan API?
- Akurasi: Menampilkan namespace kustom yang mungkin tidak muncul di halaman statistik.
- Metadata: Menampilkan informasi tambahan seperti apakah namespace tersebut memiliki fitur sub-pages.
3. Melalui Special:AllPages (Filter Visual)
Untuk melihat Namespace dari sisi pengguna, Anda bisa menggunakan halaman Special:AllPages. Ini sangat berguna jika Anda ingin melihat daftar halaman dalam Namespace tertentu secara langsung.
https://[domain-wiki]/wiki/Special:AllPages
Gunakan menu dropdown pada kolom Namespace untuk melihat apa saja yang tersedia di instalasi Wiki tersebut.
Daftar Namespace Standar yang Perlu Anda Tahu
Secara default, MediaWiki memiliki ID Namespace tetap:
- ID 0: Utama (Artikel)
- ID 6: File/Berkas
- ID 10: Template/Templat
- ID 14: Category/Kategori
- ID 120: Property (Hanya jika menggunakan ekstensi Wikibase/Wikidata)
Tips: Jika Anda mengelola Wiki seperti Rodovid yang menggunakan engine kustom, selalu gunakan metode API untuk memastikan ID Namespace yang digunakan, karena sering kali ada modifikasi pada level core.